Penataan Sanggul Ciwidey

 Pengeritingan Rambut dan Penataan Sanggul Tradisional dan Kreatif

KD 3.6 Menerapkan Penataan Sanggul Ciwidey

KD 4.6 Melakukan Penataan Sanggul Ciwidey


Tujuan Pembelajaran :

Setelah membaca materi dan melihat video tutorial, siswa mampu melakukan penataan sanggul ciwidey dengan tepat dan benar.


1.      Sejarah dan Filosofi Sanggul Ciwidey

Sanggul Ciwidey, adalah sanggul yang biasa di pakai oleh masyarakat Sunda. Sedangkan nama Ciwidey adalah nama sebuah kota (daerah) disebelah selatan kota Bandung. Nama sanggul Ciwidey mulai dikenal di daerah Jawa Barat pada tahun 1947. Sanggul itu diperkenalkan oleh kanjeng Haji Wiranatakusumah. Sebelum sanggul Ciwidey dikenal di daerah Jawa Barat, pada zaman Pangeran Sumedang telah dikenal nama sanggul Pasundan atau sanggul Kasundan atau disebut juga kebesaran, yang umumnya dipakai oleh kaum ningrat hingga rakyat biasa. Kemudian sanggul itu berubah menjadi nama sanggul Ciwidey. Siapa yang mengubahnya dan bila diubahnya belum dapat diketahui secara pasti.

 

2.      Bentuk Sanggul Ciwidey

Jika dilihat dari segi bentuknya, sanggul Ciwidey dipengaruhi oleh bentuk huruf Arab, yaitu alif, ditambah dengan huruf nun atau dikenal dengan istilah sunda; alif pakait sareng nun. Dalam hal ini terlihat pengaruh agama islam. Hal ini dapat dimengerti karena hampir seluruh penduduk asli Jawa Barat pemeluk agama Islam.

Pada zaman dahulu umumnya wanita yang berambut panjang jarang menggunakan cemara. Pada zaman modern sekarang ini rata-rata wanita berambut pendek, tetapi masih tetap disanggul rambutnya dan mereka tidak meninggalkan sanggul tradisional atau sanggul asli, yaitu sanggul Pasundan atau Ciwidey.

Bentuk sanggul Ciwidey terletak dikepala bagian belakang, dengan bentuk sanggul agak bulat dan bagian bawahnya tidak menyentuh leher. Pada penataan bagian depan ada sunggaran bentuk bulat atau biasa disebut “jabing”.

 

3.      Asesoris Sanggul Ciwidey

Gambar 1

Sanggul ini menggunakan perhiasan sepasang “cucuk gelung” atau tusuk konde yang terbuat dari tanduk binatang, imitasi, emas, perak atau lainnya yang dipakai di kanan dan kiri sanggul. Pemakaian jenis perhiasan tergantung pada golongan masyarakat pemakainya. Jika pemakainya dari golongan ningrat, hiasannya berupa emas dan apabila pemakainya golongan biasa atau golongan bawah, hiasanya terbuat dari tanduk atau imitasi. Ornamen/perhiasan itu adalah berupa; Cucuk Gelung/tusuk konde yang terbuat dari tanduk kerbau, imitasi, emas atau perak. Penggunaan 2 buah Cucuk Gelung,diletakkan pada tengah sanggul bagian kiri-kanan.

 

4.      Alat dan Bahan Penataan Sanggul Ciwidey

Ø  Sisir sasak

Ø  Sisir penghalus

Ø  Jepit bebek Besi

Ø  Jepit Hitam

Ø  Harnal Baja

Ø  Harnal halus

Ø  Karet Gelang

Ø  Hairnet

Ø  Hair spray

Ø  Cemara Rambut Ukuran 90 - 100 cm

 

5.      Langkah-Langkah Penataan Sanggul Ciwidey

Ø  Rambut dibagi menjadi dua bagian yaitu depan dan belakang. Teknik pembagian dimulai dari batas atas telinga kanan dan kiri (ear to ear). Rambut bagian belakang diikat dengan menggunakan karet gelang 5-7 jari dari batas pertumbuhan rambut bagian belakang (hair line).

Ø  Lakukan penyasakan pada rambut bagian depan. Sasak padat dengan cara selapis demi selapis ± 2 x 1 cm. merata pada bagian depan. Kemudian kuatkan sasakan pada bagian dalam dengan cara mengaplikasikan hair spray.

Ø  Rapikan rambut bagian depan dengan cara menyisir kebelakang dan membentuk sunggar membulat pada bagian sisi kiri dan kanan rambut dengan cara menarik rambut ke atas sehingga terbentuk sunggar sedemikian rupa. Arah serat menuju ke ikatan rambut pada bagian belakang.   Setelah sunggar terbentuk dengan rapi kemudian jepit menggunakan jepit lidi hitam.

Ø  Rambut pada bagian belakang yang telah diikat dapat ditambah dengan menggunakan cemara rambut ukuran 90 – 100 cm. Ikatkan cemara pada ikatan rambut asli, kemudian disisir.

Ø  Letakkan tangan kiri di bawah cemara kemudian tangan  kanan  memutar cemara pada tangan kiri.  Putaran cemara rambut hanya sebatas pertumbuhan rambut bagain belakang (hair line).

Ø  Setelah semua terputar tekan tangan kiri pada bagian pangkal rambut, sehingga pangkal rambut mencuat keluar dan putaran rambut sisinya akan mengikat tengah rambut sedemikan rupa, sisa rambut diselipkan di belakang sanggul.

Ø  Rapikan sanggul tersebut, ukel dapat ditarik-tarik sehingga sisi rambut kiri-kanan dapat terlihat dari depan melalui leher. Dan bagian atas dapat sejajar dengan sunggar ataupun sasakan bagian atas. Dan terakhir pasangkan cucuk gelung pada sisi kiri-kanan sanggul bagian tengah.


 Video Tutorial Penataan Sanggul Ciwidey

https://youtu.be/7mwgDF1Q5MQ


Evaluasi
  • Apabila proporsi sanggul dengan bentuk wajah tidak tepat, apa yang harus dilakukan?
  • Dalam beberapa kasus sbentuk sunggaran terlihat tidak sempurna. Sunggaran apabila ditekan tidak kembali ke bentuk semula dan sunggaran masih bergelombang. Analisislah penyebab hal tersebut!
  • Dalam pembuatan sanggul ciwidey proporsi harus diperhatikan. Jelaskan kembali proposi bentuk sanggul ciwidey!
 

 

 

 

Referensi Gambar 1

1.   https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fpdfcoffee.com%2Fdownload%2Fmateri-utama-pdf-free.html&psig=AOvVaw1lvdnjnSLI190qmLSkY2oa&ust=1638187762175000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjhxqFwoTCKihxaSDu_QCFQAAAAAdAAAAABAd

Refrensi Materi

 Rostamailis, dkk. TATA KECANTIKAN RAMBUT JILID 2 SMK Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar danMenengah, DepartemenPendidikan Nasional, 2008.

Komentar